Olahraga Yang Cocok Dilakukan Lansia

Aktivitas fisik atau olahraga secara rutin dapat membantu para lansia untuk lebih sehat, bugar, dan tetap bersemangat. Namun, hal ini sering kali tidak disadari oleh sebagian lansia dan mereka hanya menghabiskan waktunya untuk duduk santai dan berbaring. Padahal, kurang bergerak atau jarang berolahraga bisa meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan pada orang agen Cbet terpercaya yang sudah berusia lanjut, misalnya nyeri sendi dan otot, tekanan darah tinggi, pikun, hingga diabetes. Oleh karena itu, agar dapat hidup lebih sehat di masa pensiun, para lansia perlu rutin berolahraga dan melakukan aktivitas fisik. Bila Anda sudah berusia lanjut dan selama ini belum terbiasa melakukan aktivitas fisik atau olahraga rutin, tidak ada kata terlambat untuk memulainya dari sekarang.

Seiring bertambahnya usia, olahraga semakin jarang dilakukan. Alasan yang paling klasik adalah ketahanan fisik sudah tidak sekuat muda dulu serta terkendala masalah kesehatan. Benar nyatanya bahwa seiring bertambahnya usia, olahraga berintensitas tinggi menjadi lebih sulit dilakukan sbobet asia dan dapat menimbulkan risiko cedera serius. Tapi untungnya, terdapat 8 olahraga yang aman dan minim cedera tulang dan sendi yang cocok dilakukan orang lanjut usia.

Yang perlu diluruskan, olahraga bukan hanya kegiatan yang dilakukan muda-mudi saja. Justru semakin berumur, aktivitas berolahraga jangan sampai ditinggalkan. Manfaat masih berolahraga di usia tua terbukti dapat mempertahankan daya tahan tubuh, meningkatkan kekuatan, memperlambat demensia, serta mengurangi risiko terserang berbagai penyakit kronis, seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Berikut rekomendasi olahraga yang aman dilakukan lansia supaya tubuh tetap bugar di masa keemasan, dikutip dari berbagai sumber.

Beberapa Olahraga Yang Sering Dilakukan

1. Jalan cepat

Bagi lansia yang kondisi fisiknya lebih prima, bisa mencoba meningkatkan intensitas berjalan kaki dengan lebih cepat (treadmill walking). Serupa dengan aerobik, olahraga satu ini bermanfaat untuk meningkatkan detak jantung dan otot tubuh. Berbeda dengan jogging, jalan cepat menjadi latihan fisik yang berpotensi lebih kecil mengalami cedera sendi. Namun, tak banyak yang tahu bahwa olahraga jalan cepat tak sembarang ‘berjalan dengan cepat’. Jalan cepat memiliki teknik agar manfaatnya yang dirasakan tubuh menjadi maksimal. Tidak seperti olahraga berjalan pada umumnya, jalan cepat cukup meningkatkan gaya berjalan dengan memperhatikan kecepatan pergantian kaki yang stabil dan konsisten, serta agak sedikit mengayunkan pinggul di setiap melangkah. Jalan cepat berfungsi melatih kekuatan tubuh dan mempertahankan postur yang baik sebab punggung dalam kondisi tegap dan bahu dalam posisi lurus.

2. Yoga

Sebagai salah satu olahraga yang cocok untuk segala usia, yoga telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat era modern. Bahkan yoga orang berusia di atas 55 tahun ke atas yang mengalami masalah persendian seperti asam urat atau radang sendi disarankan melakukan yoga karena membuat tulang dan sendi lebih luwes. Asisten profesor ilmu olahraga di Universitas Miramar San Diego Jessica Matthews mengatakan yoga adalah pilihan olahraga yang bagus karena tidak memerlukan peralatan khusus dan dapat dilakukan di mana saja, sekalipun di kursi roda. “Bagi lansia, yoga berguna sekali untuk melatih kekuatan tulang dan otot untuk menopang berat badan. Selain itu, yoga juga bagus untuk menjaga kesehatan mental lansia. Perpaduan gerakan dan relaksasi pada yoga berdampak menenangkan fisik dan pikiran,” ujar Matthews.

One Response to Olahraga Yang Cocok Dilakukan Lansia

  1. slot online says:

    Playing slot online to be successful is that. Of course, techniques and methods are necessary and extremely important. That will make you a winner and receive rewards from various websites that provide services for spinning Slot online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *